Seorang pemimpin gereja seharusnnya menggunakan dana umatnya untuk keperluan gereja dan umatnya, tapi apa yang dilakukan oleh pemimpin gereja kristen di Singapura ini benar benar tidak terpuji. Ia sekarang harus mendekam dipenjara karena menyalahgunakan dana gereja hingga Rp. 495 Miliar untuk membuat istrinya menjadi seorang penyanyi.
Dana gereja ini sendiri diperoleh dari kolekte atau persembahan umat di gereja City Harvest (CHC), dan Kong Hee, pemimpin gereja CHC menyelewengkan dana gereja ini untuk membuat istrinya yang cantik, Sun Ho menjadi seorang penyanyi setelah sebelumnya gagal menjadi penyanyi
Kong Hee dan pemimpin gereja lainnya dinyatakan bersalah atas pelanggaran pidana kepercayaan dengan maksimal hukuman seumur hidup.
Gereja mencoba memberikan pembelaan kalau Kong Hee melakukan ini untuk menarik umat lebih banyak lagi ke gerejanya, namun apa yang bisa dibenarkan dari sebuah video musik dengan kemewahan luar biasa?
Selain Kong Hee, akuntan gereja ini juga didakwa pidana atas pemalsuan dokumen supaya tidak ketahuan kalau Kong Hee sudah menyelewengkan dana gereja, tapi sepintar pintarnya tupai melompat pasti akan jatuh juga kan?
Sun Ho sendiri sebenarnya adalah penyanyi lagu pop Mandarin, dan ingin menyanyikan lagu lagunya dalam bahasa inggris. Gereja beralasan kalau ini untuk menarik umat lebih banyak, namun sebenarnya adalah hasrat Sun Ho untuk menjadi seorang penyanyi internasional.
Sebenarnya Singapura adalah negara dengan mayoritas penduduk beragama Budha dan Tao, namun karena penduduknya yang kaya gereja kristen disini bisa memperoleh dana umat yang sedemikian fantastis. Namun sayang pemilik gereja yang seharusnya menggunakan dana ini dengan benar malah menyelewengkan dana untuk keperluan pribadi.
Bukannya katanya korupsi itu dilarang dalam agama ya? Kok pemimpinnya malah korupsi?
sumber | republished by Halo Unik !
Posting Komentar