Tapi gadis muda bernama Intan ini memilih bergabung dengan Sekolah Relawan bersama Bayu Gawtama. Kalau gadis seusianya sangat ingin tahu bagaimana menggunakan make up dengan sempurna, Intan lebih ingin tahu bagaimana membuat sumur bor dan cara proyek sumur 100 sumur bor dapat memadamkan api di Kalimantan.
Kalau gadis gadis lain seusianya sangat senang keluyuran di pusat perbelanjaan dan menikmati hidupnya dengan berbelanja sesuka hati serta nongkrong di kafe. Intan sangat ingin berkeluyuran di tengah hutan tanpa tersesat, ia sangat ingin menikmati hidupnya dalam belantara hutan.
Tapi sayang, walaupun begini masih saja ada orang yang berkomentar miring di media sosial
“Cewek edan… enak2 dirumah aja.. malah datang ke negeri berasap.. tau kan rasa gatalnya kena air gambut… nikmatilah..,”
Inilah cara Intan ini menikmati hidupnya. Ia bagaikan sebuah permata di tengah tengah para relawan yang berjuang mati matian melawan kebakaran hutan dan asap. Ia bukanlah orang kebanyakan, dan ia bersama dengan Daniel dan yang lainnya memilih untuk melakukan aksi nyata untuk masa depan Indonesia lebih baik.
sumber | republished by Halo Unik !
Posting Komentar