Dalam sebuah gua di Gran Canaria, La Palma, bagian dari Kepulauan Canary Spanyol tersembunyi proyektor kuno. Artefak itu merupakan bukti atas pengetahuan astronomi manusia Guanche yang sudah maju.
Dilansir situs The Local Spanyol, proyektor itu berupa rangkaian gambar petroglyph yang diukir pada dinding gua. Uniknya penampakan gambar di dalam gua akan berubah-ubah sesuai dengan musim. Sebab alat tersebut bekerja dengan memanfaatkan prinsip titik balik matahari.
Pada bulan Maret sampai September, sinar matahari memasuki gua seluas 5 meter itu. Cahayanya diproyeksikan ke dinding gua secara bertahap dan menampilkan serangkaian gambar yang melambangkan proses penciptaan manusia.
Pada musim semi, gambar ph*llus (kej*nt*nan pria) yang berada di atas segitiga v*g*na muncul di dinding gua. Gambar ini menggambarkan proses penyatuan pria dan wanita, simbol f*rtil*tas yang umum dipakai dalam artefak kuno. Mendekati musim gugur, gambar yang tampak jelas adalah wanita hamil. Musim berikutnya gambar di dinding gua berubah menjadi j*nin yang tengah tumbuh.
"Ini seperti proyektor gambar dari sebuah budaya yang telah lenyap," kata arkeolog Julio Cuenca kepada Efe.
Cuenca yang meneliti kawasan Gran Canaria sejak tahun 1990-1n yakin kalau proyektor itu merupakan peninggalan penduduk prasejarah Guanche. Cuenca juga meyakini kalau proyektor itu merupakan satu-satunya di dunia.
Kepulauan Canary diperkirakan sebagai pusat kebudayaan manusia prasejarah Guanche. Menurut perkiraan, bangsa tersebut bermigrasi ke sana sekitar 3.000 tahun yang lalu. Tetapi budaya mereka mulai terkikis ketika Spanyol menaklukkan Canary pada abad 15.
sumber | republished by Halo Unik !
Posting Komentar